Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan yang namanya emergency lamp. Ya, sebuah alat penerangan yang biasa digunakan ketika listrik dari sumber daya yang kita miliki tidak dapat beroperasi secara normal. Alat ini biasa beroperasi dengan menggunakan tenaga cadangan yang biasanya menggunakan sumber tenaga DC (batere). Akhir2 ini alat ini banyak beredar dipasaran dengan harga yang relatif terjangkau. Alat yang tersedia sudah termasuk rangkaian charger, dan bahkan ada yang memasukkan radio didalamnya. Tulisan ini tidak bermaksud untuk membahas emergency lamp yang ada dipasaran. Namun mencoba untuk membuat sendiri rangkaian untuk menghidupkan lampu neon dari sumber daya DC yang relatif kecil (sekitar 6-12 volt).
Menghidupkan neon dengan menggunakan tegangan DC lebih menguntungkan dibandingkan dengan tegangan AC yang biasanya sebesar 220 volt, karena kita tidak tergantung pada penyedia tenaga listrik (PLN), sehingga bila listrik dari PLN padam, kita masih bisa menghidupkan lampu neon dengan sumber energi yang lain yang berada disekitar kita, misalkan aki. Untuk dapat menghidupkan lampu neon dengan sumber daya DC (aki), maka kita membutuhkan rangkaian yang berfungsi untuk menaikkan tegangan DC menjadi tegangan AC sekitar 400 volt. Untuk itu digunakan rangkaian inverter. Rangkaian inverter yang dipakai sebaiknya yang dimpel. Untuk itu rangkaian yang dipakai seperti terlihat pada gambar dibawah:

Rangkaian diatas dapat dibuat dengan menggunakan komponen2 bekas radio. Pembuatan rangkaian ini tidak akan lebih dari 10.000. Proses pembuatan yang relatif lama adalah pembuatan transformator. Transformator yang dibuat ini untuk L1,L2, menggunakan kawat email diameter 0.8mm dengan jumlah 28 liit, yang dililitkan pada inti ferit. Inti ferit yang dipakai adalah inti ferit dari radio AM jadul, sehingga tidak mengeluarkan beaya. Untuk L3 dibuat dari kawat email 0.1mm dengan jumlah 500 lilit, dililitkan pada inti yang sama. Lampu neon yang dipake disini menggunakan lampu neon 10 watt. Tegangan sumber yang dipake bisa mulai dari 5.8 volt sampai dengan 13 volt.
Juni 5, 2008 pukul 11:41 pm |
Neon yang dipakai 10 watt seperti yang pada lampu neon yang pake balast itu?
iya lampu neon yang pake ballast itu.
Agustus 2, 2008 pukul 9:35 pm |
mas saya suka sekali tentang pembuatan alat ini,tp sayang gambarnya kurang jelas…tlg di perjelas lg y mas gambar dan penjelasanya.dan kl bisa langsung kirim ke email saya soocker.cll@gmail.co.id trimakasih banyak mas….
Agustus 13, 2008 pukul 11:15 am |
mungkin ini salah satu ide bagus saat lampu ….. byar …. pet ….. byar …… pet ……..wah kira kira bisa tahan berapa lama nih ?
Agustus 20, 2008 pukul 10:17 am |
mas, kabel email t di toko elektrik ada jualnya gk???cz, kemaren aq tnya ketoko elektrik tapi gak ada yang tau nama nya kabel email. terus untuk inti feritnya ada alternatif lain gk selain pke bekas radio???coz radio dirumah udah pd masuk museum gudang belakang. klo inverter nya udah ada gimana mas??yang 500watt, tapi aq basicnya bukan anak elektro tapi sangat tertarik dengan dunia kelistrikan.thanks untuk info nya……
September 16, 2008 pukul 11:06 am |
Met kenal, asyik ada temen yang juga suka elektronika neh:-). Kunjungi juga blog aq ya
Hobby Elektronika
Oktober 20, 2008 pukul 8:33 pm |
saya sudah buat yang percis tapi nyalanya tidak maksimal, bagaimana???????
Oktober 20, 2008 pukul 8:35 pm |
saya sudah buat yang percis tapi nyalanya tidak maksimal, & transistor panas bagaimana???????
Oktober 30, 2008 pukul 4:21 pm |
sama aja di paralel 2 Tr jg pns seluruh komponennya. klo boleh tau hrs diganti pke Tr jenis apa agar lebih g panas?
Desember 1, 2008 pukul 9:41 pm |
L1 L2 dan L3 penataannya ditumpuk jadi satu ya mas?
Maret 25, 2009 pukul 11:19 pm |
Miesiye….mo nanya, klo aki yang 5A jam itu yang suka ada di motor ato di mobil & kira2 di pasaran harganya berapa ya?
Truz klo mo bikin yg 40W akinya musti berapa A jam?
Trimz
Juli 22, 2009 pukul 4:37 pm |
salam kenal mas. kalo kawat emailnya yg 0,8mm, dan 0,1mm. kira2 di butuhkan berapa meter ya mas? mohon bantuanya. krm ke email q aja ya mas! tanks.
Agustus 24, 2009 pukul 8:07 am |
mohon jawabanya.
Agustus 27, 2009 pukul 11:18 pm |
Mas l1 l2 l3 jika diukur dgn meter jd brp meter? Trus feritnya kira panjangnya brp mtr? Antara 0,8mm dan 0,4mm kawatnya yg lbh besar yg mana?
November 5, 2009 pukul 8:05 pm |
wah untuk trafonya repot, apa tidak bisa trafo yang lain, yang ada dipasaran