Jika Aku Menjadi

Jika aku menjadi, ya, sebuah acara reality show di salah satu televisi swasta. Pertama kali nonton acara ini berawal dari ketidaksengajaan karena waktu itu siaran berita pada televisi yang lain mengalami gangguan, akhirnya mindah chanel. Tidak sengaja aku nonton acara ini.Penanyangan acara ini menurutku sangat tepat, yaitu pada akhir minggu, dimana kebanyakan orang mencoba untuk melepas lelah setelah bekerja selama seminggu, dengan demikian mungkin dengan menonton acara ini, tidak lagi mengeluhkan pekerjaan yang telah dijalaninya selama seminggu, dan juga acara ini ditayangkan sebelum orang2 mulai bekerja untuk seminggu kedepan, sehingga orang2 akan termotivasi untuk bekerja lebih giat.

Setiap episode dari acara ini selalu memberikan pelajaran yang berharga bagiku tentang kehidupan. Dari acara ini aku belajar tentang perjuangan dari seorang mantan pejuang revolusi yang tidak mendapatkan tunjangan harus bertahan hidup bersama sang istri dengan menjadi pembuat tusuk sate, belajar tentang tanggung jawab dari seorang ayah yang harus pergi ke ibukota demi menghidupi istri dan anaknya, dan memberikan mereka pendidikan yang layak, dengan cara menjadi penjual martabak keliling, walaupun usia telah menggerogoti tubuhnya, belajar tentang kemandirian dari seorang kakek dengan satu kakinya yang telah diamputasi, namun tetap bekerja sesuai dengan kemampuannya, dan banyak pelajaran lagi yang aku dapatkan dari acara ini. Dengan keterbatasan yang mereka miliki, tidak menjadikan mereka orang yang cepat mengeluh, dan kehidupanpun tetap berjalan sesuai dengan apa yang ditakdirkan kepadanya. Dari mereka pula aku belajar untuk tetap bersyukur dengan apa yang aku dapatkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: