Komputer baru yang gak baru

Semenjak mengerjakan skripsi, aku gak pernah lagi punya komputer dirumah, karena komputer yang kumiliki terbakar, akibat dari lembabnya udara didaerahku yang menyebabkan monitor terjadi korsleting pada bagian horisontal, dan akhirnya merembet ke VGA dan mainboard (termasuk prosesor). Setelah lama menunggu akhirnya punya keinginan untuk punya komputer lagi,ya sekedar bisa main2 mikrokontroler. Akhirny sekitar seminggu menunggu sambil celingak celinguk kiri kanan, akhirnya jumat 11/04/08 kemaren beli perangkat untuk merakit komputer (sambil mbolos kerja tentunya,:D), setelah mengamati sekitar seminggu, ada dua toko yang jadi acuan untuk mencari komponen bekas, yaitu KR komputer di Jl.Gejayan Jl.Afandi, dan di Asta komputer, di Jl C.Simanjutak. Setelah nelpon keduanya akhirnya memutuskan untuk ke Asta Komp, karena lebih banyak varian yang bisa dipilih, dan harganya juga lebih murah, heheheheh (walau masing2 item mungkin cuma beda 10 rebu). Akhirnya setelah ditawari banyak varian mainboard+prosesor, milih mainboard dengan chip via, dan prosesor PIII 933 (ya, hanya pentium 3 second lagi, karena danaku terbatas:D), prosesor+mainboard tadi kutebus seharga 195 rebu. Karena didalamnya tidak masuk VGA akhirnya beli VGA 32 MB seharga 45 rebu. Setelah beli mainboard+prosesor akhirnya aku memutuskan untuk membeli monitor.

Untuk masalah monitor ini aku langsung ngacir ke ASC, di Jl.Kaliurang. Berhubung daya dari PLN yang tersedia dirumah hanya sebesar 450 VA, akhirnya aku memutuskan untuk membeli monitor dengan daya yang kecil. Akhirnya pilihan jatuh pada monitor LCD. Aku nyari yang ukuran 15″ karena juga keterbatasan dana, dan juga tempat dirumah:D, disana aku dihadapkan pada dua pilihan yaitu monitor Vision dengan harga 1,330 juta dan monitor LG seharga 1,550 juta.  Akhirnya aku memilih LG dengan garansi yang 11 bulan (tapi gak tau apakah segel garansi masih tetap utuh selama 11 bulan, heheheh).  Setelah membeli  semua yang kubutuhkan akhirnya pulang, dan sesampainya dirumah, segera membongkar kotak doraemonku untuk mencari spare part dari komputerku yang dulu yang mungkin masih bisa digunakan. Akhirnya dari kotak doraemon kutemukan harddisk Quantum10 GB,CD RW Samsung, 2 keping SD RAM, Powe Supply, mouse dan keyboard. Walau jarum jam dah menunjukkan angka 9 aku mencoba untuk memastikan bahwa spare part yang ada bisa berfungsi. Dengan bantuan emergency lamp akhirnya waktu untuk coba merakit komputer pun tiba, walau sudah jam 10 malam. Pertama yang aku pasang adalah power supply, main board dan sekeping RAM. Dengan menebak-nebak jumper yang ada karena tidak disertakan buku manual (ya iyalah, namanya juga mainboard second kok minta buku manual), akhirnya tahu juga letak jumper2 untuk power switch, reset switch, hd led, power led. Setelah dihidupkan, dan memperdengarkan suara dari buzzer (bip panjang, bip pendek, bip pendek) akhirnya aku memutuskan untuk melanjutkan langkah selanjutnya yaitu masang RAM yang kedua, dan suaranya masih sama (suara kalo belum terpasang VGA). Setelahnya kupasang VGA dan ternyata sampai kondisi ini terlihat normal. Akhirnya kuputuskan untuk menyambungnya dengan monitor dan jreng,jreng,jreng. Semuanya masih normal booo, tidak terasa sudah jam 11 malam. Akhirnya kuputuskan untuk tidur. Esok paginya setelah cucimuka, gosok gigi, dan dilanjutkan “absen”, segera kucari CD yang kugunakan untuk instal perangkat lunak yang bajakan tentunya (bajakan kok dibanggain, huuuuuuuuuuuuuuuuuu), setelah dapat macam2 seri OS ternyata CD yang ada banyak yang error (gak kebaca). Akhirnya dapat juga CD yang relatif baru, dan segera kuformat harddisk dan ku instal. Gila. Baru pertama kali aku nginstal OS sampe satu jam. Setelah jadi ternyata didalam OS itu sudah diisi dengan berbagai macam program aplikasi, udah gitu gak ada serial number lagi:D. Setelah selesai, ku instal program yang akan kugunakan untuk kerja. Ya, karena komputer ini rencananya hanya kugunakan untuk bermain2 dengan mikrokontroler dan baca artikel (tidak lebih), karena untuk selebihnya aku biasa menggunakan komputer kantor. Setelah bermacam2 perangkat lunak ku instal akhirnya waktunya ngecek semua perangkat I/O yang ada, untuk memastikan bahwa perangkat yang ada bisa kugunakan untuk kerja dikemudian hari (maklum mainboard second, kadang ada yang rewel). Pertama ku cek LPT dan akhirnya bisa kupastikan bahwa LPT tersebut bisa digunakan untuk programming, selanjutnya cek COM1,2 dan dengan bantuan hyper terminal, akhirnya COM1 dan 2 pun normal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: