Neon 18 W dengan Aki

Setelah lama gak nge blog, karena jaringan kantor yang lemot, akhirnya aku kembali ngeblog lagi. Kali ini aku akan memposting tentang neon dengan aki. Sebenarnya postingan ini mirip dengan postingan terdahulu mengenai neon dengan aki. Hanya saja pada postingan terdahulu neon yang dipake adalah neon 10 W, kali ini dicoba menggunakan neon 18 W. Hal ini sebenarnya karena ada permintaan dari temen2 untuk membuatkan lampu neon yang bisa dinyalakan dengan sumber daya darurat, karena PLN sering memadamkan listrik, tetapi dengan nyala yang lebih terang dibandingkan dengan neon yang 10 W.

Rangkaian yang digunakan untuk membuat neon dengan 18 W ini sebenarnya mirip dengan rangkaian terdahulu, hanya saja jumlah lilitan pada transformator yang berbeda. Berikut gambar rangkaian untuk neon 18 W dengan aki:

Komponen2 yang digunakan sama dengan komponen pada rangkaian neon dengan aki terdahulu, untuk jumlah lilitan pada transformator adalah:

Untuk L1=25 lilit menggunakan kawat diameter 0.8mm

Untuk L2=30 lilit menggunakan kawat diameter 0.8mm

Untuk L3=600 lilit menggunakan kawat diameter 0.4mm

Untuk cara melilitnya, pertama2 lilit L1 dan L2 pada inti ferit (bekas radio AM) sebanyak 1 lapis, kemudian diatasnya ditumpuk dengan menggunakan lilitan L3 sebanyak 600 lilit (aku membuatnya sebanyak 5 lapis).

7 Balasan ke Neon 18 W dengan Aki

  1. Colombus mengatakan:

    Trimakaish ya mas,
    Aku mau coba dulu ahhh.

  2. Dani kurniawan mengatakan:

    saya sudah buat rangkaianya, tapi yg ada koilnya ngeluarin suara denging, transistornya panas, ama neonya nyalanya bergetar
    Gimana nih byar nyalanya normal

  3. dani mengatakan:

    pak saya udah coba tapi yang ada koilnya ngeluarin suara denging,transistornya panas padahal udah pake heat sink ,nyala lampunya juga bergetar
    akhirnya saya coba ganti dengan trafo OT (5KΩ:8Ω)radio jadul (radio tabung hampa) dan buat transistornya saya bikin pararel empat buah
    truz untuk kapasitornya saya ganti ama yang 15nF, Baru bisa nyala terang

  4. miftahul zailani mengatakan:

    mas ko’ kalo yg neon 10 watt menggunakan 0,1mm. liltan paling atas. klo di 18watt. kok 0,4mm. apa emang kaya gitu? takutnya salah ngetik. mohon jawabanya. ke email aja mas. tanks.

  5. adi mengatakan:

    jaman sekarang koq masih lilit sendiri? pakai yang udah ada aja gimana caranya ? thx….

    kan ceritanya cari yang murah. jika memang ada yang jual, tentu lebih praktis………
    dan mungkin bisa ngoprek untuk sesuatu yang lain, mungkin charger hp lewat batere, hehehehe

  6. akatzuky mengatakan:

    mas kalo L3 kita lilit se arah tp numpuk’y brantakan bs ga???? Klo,lbh dr 600/kurang& gmn????

  7. Hery mengatakan:

    Itu VCC ma GND itu apa ? Saya g ngerti , tang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: